Mohon Petunjuk

S. Assalamu’alaikum Wr. Wb
Bapak Lukman yang saya hormati, ini saya sampaikan dari negeri Ranah Minang Bukit Tinggi Sumatera Barat bahwa saya bersyukur atas nikmat yang diberikan kepada saya.

Harus dibaca juga..

Suatu hari saya dipertemukan dengan sebuah majalah bekas Cahaya Sufi dari toko buku bekas yang berjualan di kota Bukittinggi. Sungguh menakjubkan bahwa saya menemukan apa yang saya cari-cari selama ini. Selama lebih kurang 10 tahun saya mencari hakikat kehidupan untuk kebahagiaan bathin saya. Bathin saya berkata bahwa inilah yang kamu cari selama ini.

Jujur saya katakan bahwa saya menemukan jawaban atas semua pertanyaan saya dalam dunia sufi (tasawuf). Saya menemukan hakikat kehidupan didunia sufi pak!! Dunia sufi memberikan apa yang saya cari pak!! Kegelisahan saya membuat saya terus mencari dan jawabannya ada dalam dunia sufi.

Pak Luqman, jujur saya katakan bahwa saya tidak bahagia dengan keadaan saya sekarang karna bukan ini yang saya cari dalam hidup ini pak, saya memang sedikit berbeda pola pikirnya dibandingkan dengan materi di dunia ini. Semakin saya mencari dunia semakin saya merasakan keresahan yang menjadi-jadi.

Pak Lukman yang saya hormati, kebanyakan orang, bagi saya kepuasan bathin (spiritual) saya adalah segalanya. Setiap hari saya memohon supaya dipertemukan dengan seorang mursyid yang kamil mukammil yang bisa membimbing saya dalam dunia rohani tapi belum dipertemukan pak. Hati saya merasa terpanggil untuk baiat dan mengikuti thoriqat akan tetapi bagaimana caranya supaya disamping berthariqat saya tetap bekerja karena menurut yang saya baca dimajalah CS bahwa ketika seseorang ingin berthariqat lalu berusaha melepaskan beban dunia malah itu namanya keinginan nafsu.

Syeikh Luqman, saya selalu berdoa agar selalu dimudahkan jalan untuk bertemu dengan orang yang bisa membimbing saya. Dengan segala hormat saya meminta kesediaan bapak untuk memilihkan dan memberikan saran thoriqat mana yang baik buat diri saya (arahan dari Bapak) dan kalau bapak tahu siapa yang  bisa saya hubungi dibukit-tinggi untuk bisa menjadi mursyid saya?

Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan bapak membantu saya memberikan jalan keluarnya, sungguh saya tidak bahagia dengan apa-apa yang saya dapatkan yang bersifat materi didunia ini pak. Karena saya tahu ini semua akan musnah hancur lebur nantinya dan tidak ada yang abadi.
Terimakasih sebelumnya.

Wasalamu’alaikum Wr. Wb
Ahmad Fauzi – april_xxx@yahoo.com

J. Kami mendoakan anda, semoga anda sukses menuju Allah Robbul ‘Izzah. Jika anda berkesempatan ke Jakarta, suatu ketika, mampir ke kantor redaksi Cahaya Sufi, di Jl. Bekasi Timur IV no 15 Jatinegara Jakarta Timur, telp 021-8561695.

Selebihnya mulai sekarang kapan dan dimana saja, hati anda terus berbunyi Allah.. Allah.. Allah, dengan segala keikhlasan dan kerelaan jiwa pada Allah Swt.

Berthoriqoh itu tidak berarti melepaskan pekerjaan dunia. Namun, seluruh pekerjaan dunia justru dalam rangka mendukung thariqah dan perjalanan ubudiyah anda. Tapi bukan juga, berthoriqoh agar kehidupan duniawi anda maju dan lancar. Itu malah salah.

Mulailah anda berakhlak dengan ankhlaknya Ahlut Thoriq (kaum Thariqah), yaitu terus menerus bertaubat, berzuhud diri, bertawakkal, ikhlas, ridho, cinta pada Allah swt di atas segalanya. Dan pada saat yang sama anda harus melawan sifat-sifat buruk anda, mulai dari takabbur, riya’, cinta dunia, iri, dengki, su’udzon, malas, menuruti nafsu, membayangkan yang enak-enak belaka, dan sebagainya yang bisa menjadi beban perjalanan ruhani anda.

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top Stories

ADVERTISEMENT

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.