Menggabungkan Syariat dan Tasawuf

Assalamu’alaikum Wr. Wb
Bagaimanakah cara menggabungkan antara ilmu SYARIAT dan TASAWWUF? mengingat kedua ilmu tersebut kajiannya sangat luas dan mendalam. Dan dimenangkan manakah ketika kedua ilmu tersebut bertentangan!

Harus dibaca juga..

Wasalamu’alaikum Wr. Wb
ahmad ridwan
ridw73@xxxxx.xxx

Jawab:
Syariat dan Tasawuf adalah dua sisi koin mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Dua-duanya tidak berdiri sendiri-sendiri, semisal anda mau bersyariat dulu sampai sempurna baru anda memasuki dunia tasawuf. Itu salah kaprah. Karena sampai mati anda tidak akan sempurna syariat anda.

Syariat adalah menata kehidupan lahiriyah, dan ibadah yang bersifat lahiriyah semua. Batin anda juga harus beribadah, dan dunia tasawuf merupakan pengetahuan ubudiyahnya batin. Bayangkan ketika lahiriyah anda beribadah, tapi hati anda menyembah dunia, berhala nafsu dll?

Suiapa yang bersyariat tetapi tidak bertasawuf adalah fasik, demikian kata Imam Malik ra. Dan siapa yang bertasawuf tidak bersyariat berarti zindiq (kebatinan).

Tasawuf tidak ada yang bertentangan dengan syariat, dan syariat tidak ada yang bertentangan dengan tasawuf. Jika tasawuf melanggar Kitab dan Sunnah maka dipastikan adalah Tasawuf sesat. Karena dasar semua Ilmu Tasawuf adalah Al-Qur’an dan Sunnah Nabi. Hanya saja banyak orang menyesatkan Tasawuf karena tidak faham hakikat Qur’an dan Sunnah Nabi, yang dipahami  hanya kulit belaka, jadika tergolong fasiqin (orang-orang fasik).

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top Stories

ADVERTISEMENT

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.