Bagaimana Agar Punya Usaha yang Jelas?

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Yth. Pengasuh Forum Psikhologi Sufi, saya ingin bertanya, bahwa saya ini bapak dari empat, istri saya seorang mualaf, sampai dengan hari ini belum memiliki pekerjaan tetap.
Selama ini, untuk biaya hidup saya melakukan pekerjaan apa saja, dalam koridor halal, adakah suatu tata cara yang sekiranya untuk saya agar cepat dapat pekerjaan tetap melalui sisi agama?
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Iwan Iwanwi28[ad]yahoo.co.id
085281469xxx

Harus dibaca juga..

Jawab
Agama menganjurkan seseorang bekerja. Dan ketika bekerja harus dilakukan sebaik-baiknya dan maksimal, untuk memenuhi perintah Allah swt. Pintu rizkiNya terbuka lebar di mana-mana. Hanya saja para hamba Allah swt, seringkali menutup dirinya, atas nama gengsi, atas nama ketidak puasan, atas nama ketidaknyamanan, dan sejumlah alasan sosial lainnya. Lalu ia kehilangan semangat dan optimisme kerja, sehingga mulai curiga dan putus asa.

Padahal jika anda fokus pada nilai-nilai etos kerja dalam Islam, InsayaaAllah sukses. Diantara nilai-nilai penting tersebut antara lain:
1. Yaqin pada Allah swt.
2. Ikhlas dalam bekerja
3. Senantiasa bersayaukur.
4. Istiqomah (konsisten dan fokus)
5. Bekerja dengan hati yang merdeka dan riang.
6. Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang dibawah.
7. Hati tetap bergantung pada Allah, bukan pada pekerjaan, atau pada orang, bahkan bos sekali pun.
8. Bila berangkat ke arah kantor atau tempat kerja, serahkan isi rumah dan segala persoalan di rumah kepada Allah swt. Sebaliknya jika pulang dari tempat kerja, serahkan seluruh problema kantor dan urusan kerja pada Allah swt. Jangan diingat-ingat.
9. Bila anda beribadah, jangan punya motivasi agar dapat pekerjaan atau sukses dalam kerja. Jangan kau tukar ibadahmu dengan nilai duniamu yang hina dan rendah ini.
10. Belajarlah hati anda tidak ikut merngurusi urusan dunia. Biar urusan kerja dunia itu diurus oleh akal pikiran anda saja. Hati anda bekerja pada Allah swt, dengan terus menerus mengingatNya, berserah diri padaNya, bersayaukur, ridlo, dan mencintaiNya sepanjang masa.
11. Jangan pula memanfaatkan nilai-nilai agama, atau dakwah agama, untuk industri ekonomi dan mesin uang.

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top Stories

ADVERTISEMENT

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.