Kambing yang Bikin Ngantuk Sekelompok Sufi

Bahan masakan yang tidak jelas asal usulnya ternyata membuat sekelompok sufi mengantuk

Harus dibaca juga..

Hidangan masakan kambing tidak jelas asal usulnya ternyata bisa berpengaruh pada para sufi. Hal itu seperti dikisahkan oleh sekelompok orang sufi yang tiba-tiba mengantuk setelah makan hidangan masakan kambing tersebut. Dikisahkan sekelompok mendatangi undangaan makan dari seseorang. Salah satu diantaranya ada seorang ulama dan sufi yang masyhur bernama Syikh Syairazi. Dalam kesempatan tersebut para sufi itu di jamu dengan berbagai makanan.

Namun saat memakan masaklan kambing, tiba-tiba rasa kantuk menyerang mereka. Rasa kantuk yang terasa tiba-tiba itu membuat Syeikh Syirazi merasa penasaraan. Kemudian bertanya kepada yang tuan rumah yang mengundangnya,” Apa yang menyebabkan kami tiba-tiba merasa kantuk yang amat sangat?”  

Dengan menggelengkan kepala tuan rumah kemudian menjawab,” Tidak tahu.”

Selanjutnya tuan rumah tersebut berkata,”Mungkin  syikh dapay mencari penyebabnya dengan mendengar cerita saya. Sebelum mengadakan jamuan ini, saya telah berusaha keras mengumpulkan hidangan yang tersaji tadi dengan bahan-bahan yang jelas asal susulnya, kecuali seekor kambing. Saya memang belum sempat menanyakan status hukum kambing itu.”

Di cerita tersebut, keduanya bersepakat bahwa esok pagi harus datang ke tukang kambing. Adapun maksudnya adalah untuk menanyakan status anak yang telah menjadi hidangan itu. Bener juga. Pagi-pagi para rombongan ulama dan sufi itu langsung pergi ke tukang kambing. Setelah sampai di tujuan mereka bertanya tentang asal mula kambing itu. “ Saya sebetulnya mulanya tidak mempunyai apa-apa. Kemudian saya mencuri seekor kambing lalu menjualnya,” ungkap si pedagang kambing.

Sontak merekapun kaget. Tetapi kemudian mendatangi petani yang dicuri kambingnya. Mereka semua minta keridaan petani  tersebut. Namun petani mengajukan syarat yaitu menggantinya dengan 100 anak ekor kambing. Syarat itu dipenuhi bahkan ditambah dengan sebidang tanah, dua anak sapi, seekor himar dan alat-alat pertanian. (Nurul Huda)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top Stories

ADVERTISEMENT

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.