Innama ana basyaarun mitslukum

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Harus dibaca juga..

Salam hormat kami kepada  Pak Kyai Luqman. Mencermati sabda Nabi SAW, dalam Al-Qur’an:  Innama ana basayaarun mitstlukum“. Apakah ada rujukan atau sabda Nabi SAW yang lain yang menyebutkan sebetulnya Muhammad itu siapa? Mengingat kalimat tersebut bermakna Aku sesungguhnya seperti manusia/kalian, dan ‘seperti’ disini berarti bukan sama atau persis (manusia) Kembali ke pertanyaan Muhammad itu apa?
Terimakasih pak Kyai.

Wasalamu’alaikum Wr. Wb
Ahmad Saparyono – saparyo[]yahoo.com

Jawab:

Kalau manusia itu ibarat batu, dan tentu jenis batu juga beragam seperti juga karakter dan sifat manusia. Dalam hal ini, kalau Nabi juga manusia seperti kita, maka ibarat batu, Nabi adalah batu permata berlian, diantara batu-batu biasa. Namun nilainya saja yang berbeda. Namun sifat-sifat karakternya berlian adalah batu juga.

Kanjeng Nabi Muhammad saw, adalah ibarat permata batu mulia paling kristal, sempurna dan paling jernih. Nabi menyebutkan “seperti” karena justru itulah kesempurnaan Nabi. Jika seorang Nabi adalah Malaikat, atau jenis makhluk lain dan bukan manusia, maka tak satu pun manusia yang sanggup mengikuti jejaknya. Karena itu dalam dunia Sufi, seorang hamba semakin tinggi derajatnya malah semakin manusiawi, semakin biasa-biasa saja. Itulah cara Allah menutupi rahasia kemuliaannya, justru terbungkus oleh manusiawinya.

Bintang yang paling tinggi malah tidak bisa dilihat oleh mata. Begitu juga, banyak hamba Allah yang sangat tinggi derajatnya malah tidak tampak keistemewaannya.

 

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top Stories

ADVERTISEMENT

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.