Cemburu dan Cinta

Ada bencana di nusantara. Bertubi, seperti gulungan petir dan badai. Itu bentakan yang seharusnya memalukan diri, karena terlalu terlena kita tak tahu diri. Allah

Harus dibaca juga..

sangat mencintai ummat Nabi-Nya di nusantara ini, saking cintanya, Dia pun sangat Cemburu atas perselingkuhan pemuka-pemukanya. Terlalu alpa, mereka mengabaikan cinta-Nya, lebih berpaling pada cinta makhlukNya.

Padahal sudah sejak dahulu kala, Allah membanggakan manusia sebagai KhalifahNya di muka bumi, membanggakan pada para malaikat dan makhluk-makhluk-Nya, betapa Allah swt, telah memilihnya, sebagai pengemban amanah Cinta-Nya.

Salking buta matahatinya, saking tuli telinga batinnya, saking bisu lisan qalbunya, manusia lebih suka menggunakan mata nafsunya,

telinga syetannya, lisan kebinatangannya, lalu mereka tinggalkan Cinta Abadi itu, berganti dengan cinta instant yang memabukkan, cinta syahwat yang mengalpakan, cinta nafsu yang menghijab Cinta-Nya.

Sekadar pelajaran sunyi dari-Nya, kalian yang berburu badai, kalian yang mencari kehancuran, kalian mengagungkan ketidakabadian, kalian yang memlih kehinaan, kalian yang memberhalakan bangunan-bangunan tinggi bertahta  harta, jabatan dan syetan, kalian yang setiap hari mengeduk kubur sendiri, sekarang benar-benar diberikan. Kenapa kalian berteriak? Kenapa mengeluh dan memberontak takdir-Nya? Bukankah itu pilihan anda sendiri?

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top Stories

ADVERTISEMENT

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.