Arti Semangkok Bubur bagi Sufi Nyentrik

Bagi seorang sufi semangkuk bubur bisa buat bekal selama sepuluh hari

Harus dibaca juga..

Fulait adalah wali nyentrik yang unik. Hidup sangat sederhana. Karena sangat sederhana sehingga tetangganya menganggapnya sebagai orang gila. Tidak banyak kisah tentang sufi yang satu ini. Salah satu datang dari Muhammad bin Tsabit yang terangkum dalam kitab Uqala al Majanin karya Abu Qasim An Naisaburi.

Dikisahkan bahwa Muhammad bin Tsabit bertemu dengan Fulait di masjid. “ Apa yang kamu inginkan wahai Fulait,” tanya Muhammad bin Tsabit.

“Aku menginginkan bubur ashidah,” jawab Fulait.

Muhammad bim Tsabit kemudian mencari bubur yang diinginkan oleh Fulait. Setelah mendapatkannya, bubur tersebut diserahkan kepada Fulait. Kemudian keduanya mencari tempat di sudut masjid untuk makan bersama. Muhammad bin Tsabit melihat Fulait makan dengan rasa haru. Setelah selasai, Muhammad bin Tsabit mengira Fulait masih lapar. Kemudian dia bertanya,” Wahai Fulait apakah engkau masih merasa lapar.”

Mendengar hal itu Fulait langsung menjawab,” Wahai saudaraku. Satu mangkuk bubur ini cukup untuk bekalku salama sepuluh hari.”

Jawaban itu membuat Muhammad bin Tsabit terbengong. (Nurul Huda)

Next Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top Stories

ADVERTISEMENT

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.